Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum) terhadap Gambaran Histopatologik Ginjal Tikus Wistar yang Diinduksi Gentamisin
DOI:
https://doi.org/10.35799/jbl.v14i2.53919Keywords:
daun salam, gentamisin, ginjal, histopatologikAbstract
Daun salam (Syzygium polyanthum) dengan kandungan flavonoid sebagai antioksidan berpotensi menghambat kerusakan sel ginjal akibat paparan obat-obatan nefrotoksik seperti gentamisin. Penelitian ini merupakan eksperimental laboratorik untuk mengetahui dampak pemberian ekstrak daun salam pada gambaran histopatologik ginjal tikus Wistar yang diinduksi gentamisin. Subjek penelitian ini adalah 25 ekor tikus Wistar jantan yang terbagi menjadi 5 kelompok. Kelompok kontrol tidak mendapat perlakuan selama 7 hari. P1 diinduksi gentamisin selama 7 hari. P2 diinduksi gentamisin selama 10 hari. P3 diinduksi gentamisin selama 7 hari, lalu diberi ekstrak daun salam selama 7 hari. P4 diinduksi gentamisin selama 10 hari, lalu diberi ekstrak daun salam selama 7 hari. Hasil penelitian didapatkan kelompok kontrol menunjukkan jaringan ginjal normal. P1 menggambarkan degenerasi hidropik yang luas dan perlemakan sel tubulus. P2 menggambarkan nekrosis sel tubulus yang luas dan degenerasi hidropik. P3 menggambarkan degenerasi hidropik yang lebih sedikit dibandingkan P1 disertai adanya atrofi sel tubulus yang luas. P4 tidak terdapat gambaran nekrosis sel tubulus dan terdapat degenerasi hidropik yang lebih sedikit dibandingkan P2 disertai adanya atrofi sel tubulus. Pemberian ekstrak daun salam pada jaringan ginjal tikus Wistar yang diinduksi gentamisin menunjukkan efek perbaikan berupa fokus degenerasi hidropik yang berkurang serta tidak ditemukannya nekrosis sel tubulus dan perlemakan sel.
References
Anandita NGT. (2021). Pengaruh Pemberian Gentamisin Pada dosis terapi terhadap Ginjal Tikus Putih (Rattus norvegicus). Jurnal Health Sains. 2(10), 1345–50
Audiani S, Rudiyanto W, Apriliana E, Susianti. (2023). Uji Toksisitas Akut Dosis Tunggal Ekstrak Etanol Daun Pucuk Merah (Syzygium myrtifolium Walp.) Terhadap Gambaran Histopatologi Ginjal Tikus Putih (Rattus norvegicus) Galur Sprague Dawley Menggunakan Guideline Uji OECD NO.423. Agromedicine. 10(1), 14-19.
Barnett LMA, Cummings BS. (2018). Nephrotoxicity and Renal Pathophysiology: A Contemporary Perspective. Toxicological Sciences. 164(2), 379–90.
Bikbov B, Purcell CA, Levey AS, Smith M, Abdoli A, Abebe M, et al. (2020). Global, regional, and national burden of chronic kidney disease, 1990–2017: a systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2017. The Lancet. 395(10225), 709–22.
Dewijanti, I.D. et al. (2019). Bioactivities of Salam Leaf (Syzygium polyanthum (Wight) walp)’. Proceedings Of The 4th International Symposium On Current Progress In Mathematics And Sciences (Iscpms2018) [Preprint].
Dias MC, Pinto DCGA, Silva AMS. (2021). Plant Flavonoids: Chemical Characteristics and Biological Activity. Molecules. 26(17), 5377.
Dobrek L. (2023). A synopsis of current theories on drug-induced nephrotoxicity. Life. 13(2), 325.
Francenia N, Salas-Coronado R, Villanueva-Cañongo C, Hernández-Carlos B. (2019). Antioxidant Compounds and Their Antioxidant Mechanism. Antioxidants. IntechOpen.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta.
Kumar V, Abbas A, Aster J, Deyrup T, Das A. (2021). Bab 1: Cedera sel, Kematian Sel, dan Adaptasi Sel. Dalam: Robbins & Cotran Pathologic Basis of Disease (p.1-24). 10th Ed. Philadelphia: Elsevier Health Science.
Kwiatkowska E, Domański L, Dziedziejko V, Kajdy A, Stefańska K, Kwiatkowski S. (2021). The mechanism of drug nephrotoxicity and the methods for preventing kidney damage. International Journal of Molecular Sciences. 22(11), 6109.
Lintong PM, Kairupan CF, Sondakh PL. (2013). Gambaran Mikroskopik ginjal tikus wistar (Rattus norvegicus) Setelah diinduksi Dengan Gentamisin. Jurnal Biomedik (JBM). 4(3), 185-191.
Perazella MA. (2018). Pharmacology behind Common Drug Nephrotoxicities. Clinical Journal of the American Society of Nephrology. 13(12), 1897–908. Diakses pada 29 Agustus 2023.
Rahmah L, Masruhim MA, Sulistiarini R. (2016). Efek Ekstrak metanol Daun Salam (Syzygium polyanthum) terhadap Perubahan Ukuran Batu Ginjal. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences. 3, 270–4.
Sari NP, Mahastya IW. (2022). Terapi Antioksidan Sebagai Nefroprotektor. Essence. 20(2), 81-6.
Siahaan G, Lintong P, Loho L. (2016). Gambaran histopatologik Ginjal Tikus Wistar (Rattus norvegicus) Yang Diinduksi Gentamisin Dan diberikan Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L. Poir). Jurnal e-Biomedik. 4(1).
Wilapangga A, Sari LP. (2018). Analisis Fitokimia Dan Antioksidan Metode Dpph Ekstrak Metanol Daun Salam (Eugenia polyantha). Indonesian Journal of Biotechnology and Biodiversity. 2(1), 19-23.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Maria Brigita Pacenta Ginting, Carla Felly Kairupan, Meilany Feronika Durry

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






