Estimasi Kelimpahan Kepiting Bakau (Scylla sp) di Desa Alai, Kecamatan Ungar, Kabupaten Karimun

Authors

  • Andini Almukharima Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Riau
  • Yulminarti Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.35799/jbl.v15i1.57601

Keywords:

Kelimpahan, Kepiting Bakau, Mangrove, Rasio

Abstract

Kepiting bakau memiliki potensi sebagai komoditas perikanan utama yang dapat mendukung mata pencaharian para nelayan. Namun, tingginya permintaan pasar dapat mendorong nelayan untuk mengeksploitasi sumber daya ini secara berlebihan, yang mengakibatkan penurunan volume tangkapan dan penurunan rata-rata ukuran kepiting yang tertangkap. Kelimpahan kepiting bakau sangat bergantung pada kesehatan hutan mangrove, dan setiap degradasi habitat ini dapat mempengaruhi populasi kepiting secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan kelimpahan kepiting bakau dan menganalisis rasio jantan dan betina kepiting. Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2024 dengan menggunakan metode purposive sampling. Observasi dimulai dengan menetapkan plot berukuran 100x20 meter, di mana kepiting ditangkap menggunakan perangkap yang disebut rakang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Stasiun Satu memiliki kelimpahan kepiting tertinggi, dengan 18 individu teridentifikasi. Stasiun Dua memiliki kelimpahan sebanyak 4 individu, dan Stasiun Tiga memiliki 3 individu. Rasio kepiting jantan dan betina di Stasiun Satu adalah 67% jantan dan 33% betina, sedangkan di Stasiun Dua rasio jantan terhadap betina adalah 75% dan 25%, dan di Stasiun Tiga rasio jantan terhadap betina adalah 67% dan 33%. Lebar kerapas berkisar antara 12,63 cm hingga 13,89 cm, dengan bobot kepiting bervariasi antara 344,33 gram dan 405,32 gram.

References

Adha, M. (2015). Analisis Kelimpahan Kepiting Bakau (Scylla serrara) di Kawasan Mangrove Dukuh Senik, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. [Skripsi]. Semarang: Universitar Islam Walisongo.

Desyana, C., Lazuardi, M.E., Mustofa, A., Rowandi, W., Febiana, I.G.A., Rintiantoto, S.A. (2023). BMP Kepiting Bakau Panduan Penangkapan dan Penanganan. Yayasan WWF Indonesia.

Dumas, P., Leopold, M., Frotte, L., dan Peignon, C. (2012). Mud Crab Ecology Encourages Site-Specific Approaches to Fishery Management. Journal of Sea Research. 67: 1-9.

Effendie, M.I. (2006). Biologi Perikanan. Yogyakarta: Yayasan Pusaka Nusatama.

Fahzeri, R.M., Pratiwi, F.D., Gustomi, A. (2023). Identifikasi dan Kelimpahan Jenis Kepiting Bakau (Scylla serrata) di Sungai Antan Desa Telak, Kabupaten Bangka Barat. Jurnal Sumberdaya Perairan. 17:2

Hoek, F., Razak, A.D., Sururi, M. dan Yampapi, M. (2015). Distribusi Frekuensi Ukuran Lebar Karapas dan Berat Kepiting Bakau (Scylla serrata Forskal) dengan Alat Tangkap Bubu Lipat Di Perairan KabupatenTeluk Bintuni, Papua Barat. Jurnal Airaha. 4(2): 57-64.

Kumalah, A., Wardiatno, Y., Setyobudiandi, I., dan Fahrudin, A. (2017). Biologi Populasi Kepiting Bakau Scylla serrata forsskal 1775 di Ekosistem Mangrove Kabupaten Subang, Jawa Barat. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis. 9:173-184.

Larosa, R., Hendrarto, B., dan Nitisuparjo, M. (2013). Identifikasi Sumber Daya Kepiting Bakau (Scylla sp.) yang didaratkan di TPI Kabupaten Tapanuli Tengah. Journal of Management of Aquatic Resources. 2: 180-189.

Mirza, N., Dewiyanti, I., Octavina, C. (2017). Kepadatan Teritip (Balanus sp.) di Kawasan Rehabilitas Mangrove Permukiman Rigaih Kecamatan Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah. 2: 534.

Nybakken, J.W. (1992). Biologi Laut Suatu Pendekatan Ekologis. Jakarta: PT Gramedia Utama.

Panatar, J.S., Djunaedi, A., Redjeki, S. (2020). Studi Morfometrik Kepiting Bakau (Scylla serrata) Forsskal, 1775 (Malacostraca: Portunidae) di Kecamatan Wedung, Demak, Jawa Tengah. Journal of Marine Research. 9:495-500.

Putri, A., Bengen, D.G., Zamani, N.P., Salma, U., Kusuma, N.P., Diningsih, N.T., Kleinertz, S. (2022). Mangrove Habitat Structure of Mud Crabs (Scylla serrata and S. olivacea) in the Bee Jay Bakau Resort Probolinggo, Indonesia. Indonesian Journal of Marine Sciences. 27:124.

Silaban, R., Dobo, J., Silubun, D.T., Borut, B. (2023). Sebaran Ukuran dan Pola Pertumbuhan Kepiting Bakau (Scylla spp.) pada Ekosistem Mangrove di Perairan Debut, Maluku Tenggara. Jurnal Kelautan. 16(3): 231-242.

Wijaya, N.I., Yulianda, F., Juwanda, S. (2010). Biologi Populasi Kepiting Bakau Scylla serrata F) di Habitat Mangrove Taman Nasional Kutai Timur. Oseanologi dan Limnologi di Indonesia. 36: 439-456.

Yulianti, dan Sofiana, M.S. (2018). Kelimpahan Kepiting Bakau (Scylla sp) di Kawasan Rehabilitas Mangrove Setapuk, Singkawang. Jurnal Laut Khatulistiwa. 1(1): 25-30.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Almukharima, A., & Yulminarti. (2025). Estimasi Kelimpahan Kepiting Bakau (Scylla sp) di Desa Alai, Kecamatan Ungar, Kabupaten Karimun. JURNAL BIOS LOGOS, 15(1), 129–137. https://doi.org/10.35799/jbl.v15i1.57601

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.