Tingkat Penerimaan Nori (Gracilaria sp.) dengan Kombinasi Gelatin Tulang Ikan

Sensory Acceptance of Nori (Gracilaria sp.) Combine with Fish Bone Gelatin

Authors

  • Sri Rahayu Kalaka Universitas Negeri Gorontalo
  • Asri Silvana Naiu Universitas Negeri Gorontalo
  • Nikmawatisusanti Yusuf Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.35800/mthp.13.2.2025.64097

Abstract

Nori is a food product made from Gracilaria sp. which is increasingly in demand as a functional food source, but its sensory quality is greatly influenced by the binder used, one of which is gelatin. This study aims to analyze the effect of different combinations of fish bone gelatin on the hedonic acceptance level of nori made from Gracilaria sp. The main ingredient used is Gracilaria sp. seaweed combined with varying concentrations of fish bone gelatin (1%, 3% and 5%). The hedonic test was conducted by semi-trained panelists using a scale of 1–9 for appearance, taste, aroma, and texture parameters. The research data were analyzed using Kruskall wallis and Duncan's advanced test to see significantly different treatments. The results showed that the appearance of nori was relatively similar in all treatments with an average score of 7.00–7.04, as well as taste having a score of 7.36–7.68, while aroma and texture tended to be preferred in the 1% gelatin combination with values ​​of 7.24 for aroma and 7.64 for texture, respectively. Differences in gelatin concentration significantly affected sensory balance, with the use of high-density gelatin enhancing flavor by suppressing aftertaste, but decreasing aroma (6.60) and texture (6.84). Conversely, the use of low-density gelatin maintained the distinctive seaweed aroma and produced a crunchy texture preferred by panelists

Kata kunci:  gelatin, gracilaria sp., nori, sensory

 

Nori merupakan produk pangan berbahan dasar Gracilaria sp. yang semakin diminati sebagai sumber pangan fungsional, namun kualitas sensori sangat dipengaruhi oleh bahan pengikat yang digunakan, salah satunya gelatin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi gelatin tulang ikan yang berbeda terhadap tingkat penerimaan hedonik nori berbahan dasar Gracilaria sp.. Bahan utama yang digunakan adalah rumput laut Gracilaria sp. yang dikombinasikan dengan variasi konsentrasi gelatin tulang ikan (1%, 3% dan 5%). Uji hedonik dilakukan oleh panelis agak terlatih menggunakan skala 1–9 terhadap parameter kenampakan, rasa, aroma, dan tekstur. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan Kruskall wallis dan uji lanjut Duncan untuk melihat perlakuan yang berbeda nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenampakan nori relatif sama pada semua perlakuan dengan skor rata-rata 7,00–7,04, begitupun dengan rasa memiliki skor 7,36 -7,68, sedangkan aroma dan tekstur cenderung lebih disukai pada kombinasi gelatin 1% dengan nilai masing-masing 7,24 untuk aroma dan 7,64 untuk tekstur. Perbedaan konsentrasi gelatin berpengaruh nyata terhadap keseimbangan sensori, dimana penggunaan gelatin tinggi meningkatkan cita rasa dengan menekan aftertaste, namun menurunkan skor aroma (6,60) dan tekstur (6,84). Sebaliknya, penggunaan gelatin rendah mempertahankan aroma khas rumput laut serta menghasilkan tekstur renyah yang lebih disukai panelis.

Kata kunci:  gelatin, gracilaria sp., nori, sensori

Downloads

Published

12/18/2025

How to Cite

Kalaka, S. R., Naiu, A. S., & Yusuf, N. (2025). Tingkat Penerimaan Nori (Gracilaria sp.) dengan Kombinasi Gelatin Tulang Ikan: Sensory Acceptance of Nori (Gracilaria sp.) Combine with Fish Bone Gelatin . Media Teknologi Hasil Perikanan, 13(2), 85–91. https://doi.org/10.35800/mthp.13.2.2025.64097

Issue

Section

Articles