Dampak Green Tourism Dalam Pengelolaan Pariwisata Yang Ada Di Desa Palaes Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara
DOI:
https://doi.org/10.35797/ejp.v5i3.55757Kata Kunci:
Wisata Hijau, Pengelolaan PariwisataAbstrak
Pengelolaan pariwisata adalah suatu upaya yang dilakukan oleh masyarakat maupun pemerintah dalam melestarikan Objek Wisata. Terkait dengan pengelolaan pariwisata dengan sejumlah prinsip-prinsip pengelolaan yang pada dasarnya menekankan pada nilai-nilai kelestarian lingkungan alam komunitas dan nilai-nilai sosial yang
memungkinkan wisatawan menikmati kegiatan wisatanya secara bermanfaat bagi kesejahteraan komunitas lokal. Salah satu upaya pengelolaan di lingkungan pariwisata adalah dengan menerapkan Green Tourism. Green tourism merupakan salah satu bentuk konsep pengembangan ekowisata yang digunakan dalam praktik pariwisata berkelanjutan yang menjamin kebutuhan masa depan akan sumber daya lingkungan, ekonomi, sosial dan budaya yang memadai. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak dari penerapan Green Tourism serta bentuk pengelolaannya dalam pariwisata yang Ada di Desa Palaes Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatf dengan metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian dilakukan analisis data menyusun, mengolah, menafsirkan serta memberikan kesimpulan secara sistematis dan bermakna. Hasil penelitian ini Pengelolaan dan pengembangan pariwisata di Desa Palaes mengacu pada komponen dari green tourism yaitu untuk menjaga konservasi, meningkatkan kualitas alam dan fisik lingkungan untuk memastikan kesehatan dan keberlanjutan ekosistem, penguatan ekonomi lokal, menghormati dan mengapresiasi keragaman budaya dan meningkatkan partisipasi dan keterlibatan dengan alam, masyarakat, tempat dan budaya setempat.
Referensi
Adnyana. I.M. 2020. Dampak Green Tourism Bagi Pariwisata Berkelanjutan Pada Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Ilmiah MEA. Vol. 4. No. 3, 1582-1592.
Anandhyta. A.R dan Kinseng. R.A. 2020. Hubungan Tingkat Partisipasi dengan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat dalam Pengembangan Wisata Pesisir. Jurnal Nasional Pariwisata. Vol. 12. No. 2.
Arismayanti, N.K. 2015. Pariwisata Hijau Seabagai Alternatif Pengembangan Desa Wisata di Indonesia. Jurnal Analisis Pariwisata, Vol. 15. No. 1, 1-15.
Ariyanto. 2022. Green Tourism Management For Sustainable Tourism Development In The Age Disruption. Jurnal Multidisiplin Sahombu. Vol. 2. No. 1.
Ganika. G. 2021. Sistem Kepariwisataan. Pengantar Pariwisata. 56, Bandung, Widina Bhakti Persada.
GTP. 2023. Green Tourism Partnership
Hasan. A. 2014. Green Tourism, Jurnal Media Wisata, Vol. 12. No. 1, 1-15. Prabawa. I.W.S.W. 2017. Konsep Green Tourism dan Trend Green Tourism Marketing (Studi Literatur Kajian Green Toursim).Jurnal Kepariwisataan. Vol. 16. No. 1.
Prayogi. P.A, Kartimin dan Wartana. H.I.M. 2022. Penerapan Konsep Green Tourism Dalam Pengembangan Pantai Kelan Tuban Sebagai Daya Tarik Wisata Berkelanjutan di Kabupaten Badung. Journal of Tourism and Interdisciplinary Studies (JoTIS). Vol. 2. No. 2, 101-109.
Putrayasa. I.M.A, Asuti. N.N.S, Ayuni. I.W.D dan Adiaksa. I.M.A. 2020. Pengembangan Wisata Edukasi di Dusun Petapan, Desa Aan, Kabupaten. Klungkung. Jurnal Aplikasi Ipteks. Vol. 6. No. 1, 46-55.
Putri. D.A.P.A.G. 2022. Green Tourism Sebagai Kunci Pariwisata Berkelanjutan. Pariwisata Nusantara. Editor I Made Nuhari Anta, 56-61.
Rudy. D.G dan Mayasari. I.D.A.Dwi 2019. Prinsip-Prinsip Kepariwisataandan Hak Prioritas Masyarakat dalam Pengelolaan Pariwisata berdasarkan. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan. KERTHA WICAKSANA: Sarana Komunikasi Dosen dan Mahasiswa. Vol. 13. No. 2. Pp 73 – 84.
UU. NO 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan, 2009.
Wardhani. R.S dan Valeriani D. 2016. Green Tourism Dalam Pengembangan. Pariwisata Bangka Belitung. Prosiding Seminar Nasional INDOCOMPAC, 275-286.
WTO. 2023. World Tourism Organization
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Productivity

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.